Kamis, 16 April 2015

Just Simple Story

Teman adalah orang yang selalu menerima kita apa adanya dan mau mendengarkan kata kata temennya dengan baik. Disini gue mau cerita tentang perjalan kehidupan gue dari kecil sampe sekarang. 

**TK**
Saat itu gue masih lucu, imut, dan memepesona (bukan berarti sekarang nggak yaa hehe). Gue punya temen yang namanya dinda, dia ini merupakan temen yang menurut gue saat itu paling cantik dari yang lain. Saat itu gue hanya mengagumi kecantikannnya aja yaaa dan bukan berarti gue suka sama dia yaa. Selama sekolah gue dekat dengan dia yaa lumayan deket sihh. Kita sering makan bareng, minum susu bareng, main bareng, dan lainnya yang bagi kami seruu untuk dilakukan. Gue juga punya temen yang bernama Alex, dia ini orangnya agak galak dan baper kalo kata anak jaman sekarang. Suatu saat gue pernah berantem sama dia.
(di kelas, saat sedang pelajaran menggambar)
Gue    : "Rokettt rokettt wuzzzz" (menggambar roket di blackboard dengan kapur warna)
Alex   : "Sinii aku mau pinjem kapurnyaa!" (dengan tiba-tiba, Alex mengambil paksa kapur yang gue pegang)
Gue    : "Ihhh kan aku masih mauu gambar buat mainan" (mengambil lagi itu kapur dengan paksa)
Alex   : "Apasih sini kapurnya, sekarang gantian aku!" (mengambil kapur itu lagi dari tanganku dengan cepat)
(Lama kita saling rebutan akhirnya gue jatuh terdorong, karna gue kesel udah jatoh jadinya gue membalas dia dengan mendorong juga)
(Tidak lama si Dinda datang untuk melerai kami berdua, dan ia juga telah memanggil guru kami)
Dinda  : "Sudah Ham, Lex jangan berantem"
Guru   : "Sudah hentikan yaa jangan saling mendorong karna tidak baik" ( kata guru gue dengan lembut)
Guru   : "Memang kenapa Ham, Lex harus berantem?"
Ham   : " Ini Bu aku sedang main kapur terus si Alex datang merampasnya"
Alex   : "Gabener tuh Buu" (katanya bohong)
Guru   : "Udah kalian maafan yaa, ini ibu kasih kalian kapur satu satu yaa" (memberi kapur kepada gue dan Alex)
Gue    : "Makasih Buu"
Alex   : "Makasih Buu"
Dinda : "Sekarang kalian salaman dan saling meminta maaf yaa"
(gue dan Alex pun berjabat tangan)
Alex   : "Maaf ya, Ham"
Gue    : "Iya, aku juga minta maaf yaa"

(Saat TK gue ngomongnya masih "aku" dan "kamu" yaa) 
Kehidupan anak kecil saat TK pasti selalu diisi dengan berantem-berantem kecil. Beberapa bulan kemudian kita semua lulus TK dan melanjutkannya ke SD.

**SD**
Kelas 1,2,3 kehidupan SD gue berjalan lancar dan bahagia. Gue pas SD ngomongnya masih "aku" dan "kamu" yaa.

*Kelas 4*
Beberapa bulan gue telah melewati waktu kelas 4 dengan baik. Sampai suatu saat cobaan untuk gue datang. Gue di kelas 4 ini mulai dikenal dengan anak yang suka ribut, berisik, dan kurang pintar. Mungkin sangking gue dikenal sebagai anak yang kurang baik tempat duduk gue pun dipisah dari anak anak yang lain. Yaaaaa betul tempat gue menjadi paling depan dekat lemari dan hanya seorang diri, semua hal itu gue terima dan memang gue sadari bahwa gue memang punya kesalahan yang banyak. Semua guru saat belajar dimulai pasti selalu adaaa saja yang menghina gue dengan kata "bodoh laah" "penggangu" "berisik" "lemot", dll. Bukan hanya guru saja yang menjauhi gue bahkan jarang temen yang mau deket dengan gue, tapi sekali lagi gue terima semua itu dengan santai. Sampai suatu ketika gue punya tekad untuk merubah pemikiran mereka tentang gue yang buruk, dengan belajar keras. Nilai gue pun yang tadi nya 40 pun menjadi 60 dan meningkat lagi terus terus menerus sampai menjadi 80, 90. Gue bangga atas perubahan hidup gue, semua itu terilhami dari kata-kata mama gue yang memacu semangat gue "Ilham kalau mau sukses kamu harus belajar dan jangan pernah denger kata-kata orang yang negative", mulai saat itu kehidupan pendidikan gue berangsur membaik perlahan. Sampai saat pembagian rapor kenaikan kelas, wali kelas bilang ke orang tua gue kalo gue berkembang dengan sangat pesat dan orang tua gue pun bangga (betapa bersyukurnya saat itu).
Kelas 5 dan 6 pun gue berhasil dilewati dengan baik. Ohiya gue mulai ngomong "gue" "elo" semenjak temen gue bilang ke gue kalo gue harus merubah cara ngomong biar ga kayak anak kecil lagi. Yaaa awalnya gue belom lancar tapi lama lama terbiasa. Namun kata "aku" "kamu" masih gue gunaiin sampe sekarang di lingkungan keluarga dan umum. Hanya sesama teman aja gue pake "gue" "elo".

*SMP*
Ga banyak perubahan sih hanya saja gue di SMP lebih punya banyak teman yang baik dan seru walaupun banyak juga temen yang ngeselin dan sombong. Cerita di SMP akan gue ceritain di post post berikutnya yaa.
 

(Sekiaannn oiya seperti biasa nama pasti disamarkan)




Rabu, 15 April 2015

MY EXPERIENCE ON BUSWAY

Suatu hari di siang hari yang terik yang bikin badan kayak mau meleleh gue sedang jalan pulang dari sekolah bersama teman gue yang berciri keriting (disamarkan) kita dijalan mengobrol dengan gembira dan melontarkan kata kata yang bikin lega (gossip). Sesampai di halte busway gue merasa senang sekali karna telah melewati perjalanan panjang yang memakan waktu 10 menit dari sekolah. Dan saat itu juga gue berpisah dengan temen gue yang berciri keriting itu. Gue menunggu busway dengan sabar dan tabah walaupun harus menunggu 1000 tahun lamanya (----------) Akhirnya gue kedatengan malaikat (busway). Dengan keadaan busway yang penuh gue memaksakan diri untuk masuk *jlebb. Bau parfum basi yang tidak bisa terelakkan gue hadapi dengan sikap bijak dan santai. Gue berdiri bergelantungan seperti kebanyakan orang. Nahh disini akan ada cerita yang bikin para readers jijik, nah gue mulai cerita yaa. Setelah seabad gue berdiri akhirnya ada juga kursi yang kosong, dengan cepat gue langsung menyambar itu kursi sebelum direbut oleh anak SD alay. Duduk dengan santai dan gagah gue usahakan agar terlihat seperti anak gaul jaman sekarang. Di depan gue terdapat dua cowok yang berdampingan. Cowok pertama yang terlihat berkulit putih, rambut rapih, kurus, dan terlihat terkini (gayanya) sedang mendengar lagu menggunakan headset. Cowok kedua yang terlihat sawo busuk (matang), rambut acak-acakan, perut seperti mau keluar, dan membawa tas ransel. Lalu balik ke gue, dalam duduk gue yang santai gue melakukaan dua kegiatan yaitu main hp dan mencek keadaan sekitar yang mencurigakan (karna takut dicopet). Waktu berselang busway makin menit makin sepi. Bisa dihitung masyarakat di busway itu mungkin hanya 10 jiwa. Saat gue liat ke arah dua orang depan gue! Apa yang terjadi? Gue liat si cowok yang perut nya mau keluar itu sedang mencolek colek cowok kurus di sebelahnya. Sebenernya ini dia ngapain sih si cowok yang perutnya mau keluar? Gatau maksut dia apa tapi yang pasti gue liat raut muka cowok yang kurus itu merespon dengan sikap jijik dan tatapan freak. Akhirnya pintu malaikat datang untuk menolong si cowok kurus (yang sebenernya busway telah berhenti di halte selanjutnya). Dengan gerak cepat si cowok kurus langsung melarikan diri untuk keluar. Mungkin dia berasa 'I feel free' gue juga gatau. Gue melihat kejadian itu hanya diam terpaku dan melanjutkan main hp dengan pura-pura. Halte yang gue tuju pun sampe dan dengan cepat pula gue keluar bagaikan menghirup udara bebas. Pengalaman ini adalah pengalaman atau penglihatan kejadian ghaib yang sesungguhnya dimana ada orang 'pisang makan pisang' di kehidupan nyata. So readers, what do you think about my experience on busway?

TAMAT

I'M BACK

Udah lebih dari dua tahun gue ga buka blog, kangen? gajuga sih tapi jadi pengen nulis semenjak liat temen yang bikin blog galau ala GEGANA gituu. Well gue sekarang udah kelas 9 yang sebentar lagi UN dan mau masuk SMA. Kata 'TAKUT!' pasti diucapkan semua anak yang masih hidup. So gue stress gajuga sih sebenernya, tapi rasanya gue jadi pengen berenang. Kenapa 'berenang'? karna ada temen gue yang disamarkan jadi Toti berkata, "Cat, lo srtress ga?" gue berkata, "stress buat apaan tot?" toti berkata, "stress mau UN lahh masa stress mau mikirin mantan" gue berkata,"stress lah tot, masa enggak. Ada gasih solusi biar ga stress?" toti berkata, "hanya satu cara yang BISA!! *jengjeng lo harus berenang" gue berkata, "oke gue akan ngikutin saran lo. Makasihh tot" (dalam kenyataan gue gangikutin sarannya dan gue merasa berdosa, ya maklum pelajar yang sibuk).
Oke sebenernya gue besok mau TO dan ini gue baru selesai belajar, karna gue udah ngebet pgn nulis blog sooo gue langsung gercep (gerak cepat) menyiapkan laptop dan modem wifi.
OHIYA gue pengen bilang kalo GLEE tamat sebulan yang lalu dan gue merasa sedih. 
Denger lagu kebangsaan gue 'Don't Stop Believing' by glee cast *recommended

(sekian kata kata indah gue 'hehe')