Teman adalah orang yang selalu menerima kita apa adanya dan mau mendengarkan kata kata temennya dengan baik. Disini gue mau cerita tentang perjalan kehidupan gue dari kecil sampe sekarang.
**TK**
Saat itu gue masih lucu, imut, dan memepesona (bukan berarti sekarang nggak yaa hehe). Gue punya temen yang namanya dinda, dia ini merupakan temen yang menurut gue saat itu paling cantik dari yang lain. Saat itu gue hanya mengagumi kecantikannnya aja yaaa dan bukan berarti gue suka sama dia yaa. Selama sekolah gue dekat dengan dia yaa lumayan deket sihh. Kita sering makan bareng, minum susu bareng, main bareng, dan lainnya yang bagi kami seruu untuk dilakukan. Gue juga punya temen yang bernama Alex, dia ini orangnya agak galak dan baper kalo kata anak jaman sekarang. Suatu saat gue pernah berantem sama dia.
(di kelas, saat sedang pelajaran menggambar)
Gue : "Rokettt rokettt wuzzzz" (menggambar roket di blackboard dengan kapur warna)
Alex : "Sinii aku mau pinjem kapurnyaa!" (dengan tiba-tiba, Alex mengambil paksa kapur yang gue pegang)
Gue : "Ihhh kan aku masih mauu gambar buat mainan" (mengambil lagi itu kapur dengan paksa)
Alex : "Apasih sini kapurnya, sekarang gantian aku!" (mengambil kapur itu lagi dari tanganku dengan cepat)
(Lama kita saling rebutan akhirnya gue jatuh terdorong, karna gue kesel udah jatoh jadinya gue membalas dia dengan mendorong juga)
(Tidak lama si Dinda datang untuk melerai kami berdua, dan ia juga telah memanggil guru kami)
Dinda : "Sudah Ham, Lex jangan berantem"
Guru : "Sudah hentikan yaa jangan saling mendorong karna tidak baik" ( kata guru gue dengan lembut)
Guru : "Memang kenapa Ham, Lex harus berantem?"
Ham : " Ini Bu aku sedang main kapur terus si Alex datang merampasnya"
Alex : "Gabener tuh Buu" (katanya bohong)
Guru : "Udah kalian maafan yaa, ini ibu kasih kalian kapur satu satu yaa" (memberi kapur kepada gue dan Alex)
Gue : "Makasih Buu"
Alex : "Makasih Buu"
Dinda : "Sekarang kalian salaman dan saling meminta maaf yaa"
(gue dan Alex pun berjabat tangan)
Alex : "Maaf ya, Ham"
Gue : "Iya, aku juga minta maaf yaa"
(Saat TK gue ngomongnya masih "aku" dan "kamu" yaa)
Kehidupan anak kecil saat TK pasti selalu diisi dengan berantem-berantem kecil. Beberapa bulan kemudian kita semua lulus TK dan melanjutkannya ke SD.
**SD**
Kelas 1,2,3 kehidupan SD gue berjalan lancar dan bahagia. Gue pas SD ngomongnya masih "aku" dan "kamu" yaa.
*Kelas 4*
Beberapa bulan gue telah melewati waktu kelas 4 dengan baik. Sampai suatu saat cobaan untuk gue datang. Gue di kelas 4 ini mulai dikenal dengan anak yang suka ribut, berisik, dan kurang pintar. Mungkin sangking gue dikenal sebagai anak yang kurang baik tempat duduk gue pun dipisah dari anak anak yang lain. Yaaaaa betul tempat gue menjadi paling depan dekat lemari dan hanya seorang diri, semua hal itu gue terima dan memang gue sadari bahwa gue memang punya kesalahan yang banyak. Semua guru saat belajar dimulai pasti selalu adaaa saja yang menghina gue dengan kata "bodoh laah" "penggangu" "berisik" "lemot", dll. Bukan hanya guru saja yang menjauhi gue bahkan jarang temen yang mau deket dengan gue, tapi sekali lagi gue terima semua itu dengan santai. Sampai suatu ketika gue punya tekad untuk merubah pemikiran mereka tentang gue yang buruk, dengan belajar keras. Nilai gue pun yang tadi nya 40 pun menjadi 60 dan meningkat lagi terus terus menerus sampai menjadi 80, 90. Gue bangga atas perubahan hidup gue, semua itu terilhami dari kata-kata mama gue yang memacu semangat gue "Ilham kalau mau sukses kamu harus belajar dan jangan pernah denger kata-kata orang yang negative", mulai saat itu kehidupan pendidikan gue berangsur membaik perlahan. Sampai saat pembagian rapor kenaikan kelas, wali kelas bilang ke orang tua gue kalo gue berkembang dengan sangat pesat dan orang tua gue pun bangga (betapa bersyukurnya saat itu).
Kelas 5 dan 6 pun gue berhasil dilewati dengan baik. Ohiya gue mulai ngomong "gue" "elo" semenjak temen gue bilang ke gue kalo gue harus merubah cara ngomong biar ga kayak anak kecil lagi. Yaaa awalnya gue belom lancar tapi lama lama terbiasa. Namun kata "aku" "kamu" masih gue gunaiin sampe sekarang di lingkungan keluarga dan umum. Hanya sesama teman aja gue pake "gue" "elo".
*SMP*
Ga banyak perubahan sih hanya saja gue di SMP lebih punya banyak teman yang baik dan seru walaupun banyak juga temen yang ngeselin dan sombong. Cerita di SMP akan gue ceritain di post post berikutnya yaa.
(Sekiaannn oiya seperti biasa nama pasti disamarkan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar