Suatu hari di siang hari yang terik yang bikin badan kayak mau meleleh gue sedang jalan pulang dari sekolah bersama teman gue yang berciri keriting (disamarkan) kita dijalan mengobrol dengan gembira dan melontarkan kata kata yang bikin lega (gossip). Sesampai di halte busway gue merasa senang sekali karna telah melewati perjalanan panjang yang memakan waktu 10 menit dari sekolah. Dan saat itu juga gue berpisah dengan temen gue yang berciri keriting itu. Gue menunggu busway dengan sabar dan tabah walaupun harus menunggu 1000 tahun lamanya (----------) Akhirnya gue kedatengan malaikat (busway). Dengan keadaan busway yang penuh gue memaksakan diri untuk masuk *jlebb. Bau parfum basi yang tidak bisa terelakkan gue hadapi dengan sikap bijak dan santai. Gue berdiri bergelantungan seperti kebanyakan orang. Nahh disini akan ada cerita yang bikin para readers jijik, nah gue mulai cerita yaa. Setelah seabad gue berdiri akhirnya ada juga kursi yang kosong, dengan cepat gue langsung menyambar itu kursi sebelum direbut oleh anak SD alay. Duduk dengan santai dan gagah gue usahakan agar terlihat seperti anak gaul jaman sekarang. Di depan gue terdapat dua cowok yang berdampingan. Cowok pertama yang terlihat berkulit putih, rambut rapih, kurus, dan terlihat terkini (gayanya) sedang mendengar lagu menggunakan headset. Cowok kedua yang terlihat sawo busuk (matang), rambut acak-acakan, perut seperti mau keluar, dan membawa tas ransel. Lalu balik ke gue, dalam duduk gue yang santai gue melakukaan dua kegiatan yaitu main hp dan mencek keadaan sekitar yang mencurigakan (karna takut dicopet). Waktu berselang busway makin menit makin sepi. Bisa dihitung masyarakat di busway itu mungkin hanya 10 jiwa. Saat gue liat ke arah dua orang depan gue! Apa yang terjadi? Gue liat si cowok yang perut nya mau keluar itu sedang mencolek colek cowok kurus di sebelahnya. Sebenernya ini dia ngapain sih si cowok yang perutnya mau keluar? Gatau maksut dia apa tapi yang pasti gue liat raut muka cowok yang kurus itu merespon dengan sikap jijik dan tatapan freak. Akhirnya pintu malaikat datang untuk menolong si cowok kurus (yang sebenernya busway telah berhenti di halte selanjutnya). Dengan gerak cepat si cowok kurus langsung melarikan diri untuk keluar. Mungkin dia berasa 'I feel free' gue juga gatau. Gue melihat kejadian itu hanya diam terpaku dan melanjutkan main hp dengan pura-pura. Halte yang gue tuju pun sampe dan dengan cepat pula gue keluar bagaikan menghirup udara bebas. Pengalaman ini adalah pengalaman atau penglihatan kejadian ghaib yang sesungguhnya dimana ada orang 'pisang makan pisang' di kehidupan nyata. So readers, what do you think about my experience on busway?
TAMAT
Cucu senang membacanya :3 dibikin lanjutannya dong
BalasHapusAda yg typo tuh seharunya 'think' bukan 'thing'
BalasHapusSudah diperbaiki ya dam. Thanks for comment😊
Hapus